Perdana Menteri Pakistan Imran Khan bertemu Raja Arab Saudi pada Selasa (15/10/2019), media pemerintah Saudi melaporkan, dua hari setelah ia mengunjungi Iran dalam sebuah misi untuk meredakan ketegangan antara Riyadh dan Teheran.

Ketegangan meningkat di Teluk dalam beberapa bulan terakhir dengan serangkaian serangan terhadap infrastruktur minyak dan tanker yang telah menimbulkan kekhawatiran perang antara kedua musuh bebuyutan ini.

Khan pada Minggu (13/10) mengadakan pembicaraan dengan Presiden Iran Hassan Rouhani dan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, di mana ia menekankan pentingnya menghindari konflik.

Kantor berita pemerintah Saudi, SPA, melaporkan Selasa (15/10) bahwa Khan dan Raja Salman telah membahas “perkembangan terakhir di area regional dan internasional dan upaya yang dilakukan terhadap mereka.”

Ia menambahkan bahwa ia telah bertemu Putra Mahkota Mohammed bin Salman tetapi tidak menyebutkan tawaran Khan untuk memfasilitasi pembicaraan dengan Iran.

Ketegangan di Teluk melonjak bulan lalu setelah serangan terhadap fasilitas minyak Saudi yang mengurangi separuh produksi minyak mentah kerajaan dan membakar pasar minyak.

Pemberontak Houtsi yang didukung Iran mengklaim bertanggung jawab. Tetapi pejabat AS menyalahkan Teheran, menuduh bahwa pemberontak tidak memiliki jangkauan atau kecanggihan untuk menargetkan fasilitas tersebut.

Teheran telah membantah keterlibatan dan memperingatkan “perang whole” jika terjadi serangan terhadap wilayahnya.