Sejumlah warga terkena tembakan fuel air mata yang memicu gangguan pernapasan, Ahad (29/9) akibat serangan yang dilancarkan pasukan Israel terhadap acara penyambutan eks tawanan Palestina yang dibebaskan dari penjara Israel, di desa Laban timur, Nablus selatan, Tepi Barat utara terjajah.

Sejumlah sumber di lokasi melaporkan, pasukan Israel menyerbu desa, dan melancarkan tembakan fuel air mata dan bom asap, kemudian menyerang acara penyambutan eks tawanan Bara Uwais (21).

Disebutkan bahwa pasukan Israel membuat warga kocar-kacir, dan mayoritas mengalami gangguan pernapasan akibat tembakan fuel air mata.

Menurut sumber, sejumlah kios dan toko tak luput dari serangan, terlihat kaca jendela hancur akibat tembakan puluhan bom suara.

Hampir setiap hari pasukan Israel melakukan serbuan dan penggerebegan, menyasar wilayah Palestina di Tepi Barat, dengan dalih mencari buronan pihak Israel, yang diklaim melakukan operasi penyerangan ke sasaran Israel.

Kawasan Tepi Barat berdasarkan perjanjian OSLO dibagi menjadi three wilayah: A, B, C. wilayah A berada dalam kendali otoritas Palestina, wilayah B dalam kendali Israel, dan C berada dalam pantauan internasional. Namun fakta di lapangan, penjajah Israel dengan arogan melakukan penyerbuan dan penggeledahan ke semua wilayah Tepi Barat, tanpa ada sanksi dari pihak Internasional.

(telegraph)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here