CAHAYAISLAM.ONLINE, JAKARTA — Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin meyakini kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) masa lalu akan dituntaskan oleh Joko Widodo apabila terpilih kembali sebagai presiden di periode kedua masa jabatannya.

“Makanya harus ada periode kedua biar persoalan [HAM] bisa selesai, betulkan?” Kata Ma’ruf saat ditemui di kediaman pribadinya, Menteng, Jakarta, Rabu (16/1).

Hal itu Ma’ruf sampaikan untuk merespons potensi pertanyaan yang akan keluar dalam debat perdana capres-cawapres soal janji penuntasan kasus HAM di masa pemerintahan Jokowi.

Lebih lanjut, Ma’ruf mengaku akan memprioritaskan isu-isu seputar hukum dalam debat capres digelar yang akan digelar besok, Kamis 

Salah satunya, kata dia, isu-isu seperti supremasi hukum dan pengadilan yang independen dan imparsial akan ditonjolkan lebih banyak.

“Ya sesuai dengan Indonesia negara hukum, menjunjung tinggi supremasi hukum, kemudian pengadilan yang independen, imparsial, semua orang sama di depan hukum, itu arah kita kan gitu, sesuai prinsip yang kita anut saja,” kata dia.

Terpisah, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa Jokowi-Ma’ruf Amin tak memiliki rekam jejak soal tradisi kekerasan semasa menjabat.

Ia menyatakan Jokowi terus menjunjung tinggi politik bersih dan kebenaran dalam memerintah sebagai presiden di periode pertama.

“Karena rekam jejak Pak Jokowi kan tidak ada tradisi kekerasan, apalagi pak Ma’ruf Amin. Tradisinya itu welas asih, muzhub politik putih yang dikedepankan oleh pak Jokowi-Ma’ruf Amin,” kata dia. (Cnni)