ANKARA

Kepala Pentagon Mark Esper telah mengindikasikan bahwa Amerika Serikat kemungkinan akan menarik pasukannya di Afghanistan setelah kesepakatan damai tercapai.

Selama kunjungan perdananya ke Kabul pada Minggu, Esper mengatakan bahwa mereka bisa “mendapatkan perjanjian damai berupa perjanjian politik”.

“Sehubungan dengan penarikan pasukan, itu semua tergantung kondisi. Namun kami yakin dapat mengurangi pasukan sampai ke eight.600 tanpa mempengaruhi operasi kontrateror,” kata Kementerian Pertahanan yang mengutip Esper.

Saat ini AS mempertahankan hampir 14.000 tentaranya di Afghanistan.

Selain operasi kontrateror, pasukan Amerika juga terlibat dalam pelatihan dan pemberian nasihat ke militer Afghanistan.

“Sekali lagi kami berpendapat perjanjian politik selalu merupakan cara terbaik sehubungan dengan langkah selanjutnya di Afghanistan,” tambah Esper.

Pernyataanitu muncul di tengah upaya Pakistan menghidupkan kembali perundingan damai AS-Taliban yang dihentikan oleh Presiden AS Donald Trump secara
mendadak bulan lalu.